Wisata di Solo, Asyiknya Mengajak Anak-anak Bermain di Taman Balekambang

wisata di Solo

Bukan hanya kuliner dan budaya, wisata di Solo juga sangat menarik wisatawan untuk berkunjung. Di tengah kota dengan mendapat julukan “Berseri” ini terdapat taman atau hutan yang sangat asri.

Objek wisata ini sudah berdiri sejak lama. Dulu sempat terbengkalai. Namun sekarang ditata kembali sehingga menjadi salah satu destinasi yang menyenangkan. Apalagi bagi anak-anak. Kini Balekambang menjadi salah satu ikon dan “hidden gems” di kota Berseri ini.

Anak-anak bebas berlarian sambil menikmati pemandangan yang hijau. Aku sendiri sudah sering datang ke objek wisata ini. Seingatku, pertama main pada waktu masih TK, sekitar tahun 1980 an.

Saat itu di taman tersebut sudah ada wahana kapal bebek yang berjalan mengelilingi kolam. Kami sekeluarga menaikinya dan menjadi hiburan yang sangat mewah. Setelah itu kami menggelar tikar dan makan bekal yang sengaja ibu siapkan dari rumah. Bukan hanya kami, banyak keluarga melakukan hal yang sama.

Bukti tanda cinta orang tua

Wisata di Solo

 

Pembangunan taman Balekambang sendiri sudah dilakukan sejak puluhan tahun yang lalu, tepatnya 1921 oleh KGPAA Mangukanegaran VII. Taman ini dibuat sebagai bukti cinta kepada dua putrinya, yaitu GRAy Partini Husein Djayadiningrat dan GRAy Partinah Sukanta.

Terdapat dua patung yang melambangkan kedua putri tersebut. Patung ini terletak di lokasi terpisah, yaitu di taman Partinah Bosch dan taman Partini yang posisinya bersebelahan.

Taman yang asik untuk anak-anak

Wisata di Solo

 

Balekambang didesain sangat ramah untuk anak-anak. Terdapat banyak wahana yang dapat dinikmati dengan gratis. Kebetulan aku datang dengan dua anak, ponakan dan suami. Nampak mereka sangat bergembira berlarian dan menikmati aneka permainan.

Apalagi terdapat banyak koleksi rusa, monyet, burung dara, dan angsa yang bebas berkeliaran. Anak-anak bisa berlarian mengejar rusa, memberinya makan dengan kangkung dan wortel yang dibeli di depan pintu masuk.

Sesekali, monyet besar kecil menghampiri dan ikut bermain. Mereka juga bisa mengejar dan bermain dengan burung dara yang sangat jinak. Pengunjung bebas bercengkrama dengan piaraan di dalam hutan kota ini.

Monyet-monyet tersebut tinggal di pohon beringin dan kenari yang sudah berumur ratusan tahun. Begitu juga dengan rusa dan binatang lain, tidak dikandang sehingga pengunjung bisa berinteraksi langsung. Ini yang membuat berwisata ke Taman balekambang sangat mengasikkan.

Di tengah hutan itu terdapat jalan-jalan dengan paving yang sangat rapi dan nyaman. Banyak anak yang menjadikannya track untuk berkejar-kejaran. Sedangkan tengahnya dibiarkan tumbuh rerumputan yang menjadi makanan rusa.

Oya, jika musim kawin, sebaiknya jangan coba mendekati binatang herbivora ini karena lebih agresif. Begitu juga dengan monyet, jangan menggodanya karena mereka akan berbalik mengejar.

Wahana permainan, pilihan anak-anak

Wahana bermain khusus untuk anak-anak terdapat di sebelah kanan, dekat patung Partinah Bosch. Pengunjung bebas bermain jungkitan, ayunan, perosotan dan papan keseimbangan. Semua free. Anak-anak pun tidak harus mengantri lama karena tersedia banyak wahana.

Si kecil yang berusia dua tahun terlihat sangat senang berlari-lari mengejar kakak dan sepupunya, kemudian ikut menikmati wahana tersebut. Yang membuat aku exited, berani mencoba perosotan yang terlalu besar untuk anak seumuran dia.

 

Sambil menunggu anak-anak bermain dan setelah capek berjalan mengitari hutan wisata tersebut, kami duduk di kursi taman yang tersedia. Kursi dan meja tersebut terbuat dari besi dengan ornamen ukir. Semua berwarna coklat tua.

Kami pun bisa menikmati jajanan yang dibeli di dalam taman sambil membiarkan angin mengenai tubuh. Terasa sangat nyaman. Tidak heran jika banyak keluarga sudah datang berkali-kali ke kawasan hutan kota ini.

Beberapa waktu lalu, ketika datang ke Balekambang pada hari Minggu banyak wahana berbayar dan pedagang makanan. Otomatis pengeluaran menjadi cukup besar karena anak-anak ingin mencobanya.

Nah, kali ini kami berlibur ke destinasi wisata di Solo ini pada hari kerja sehingga selain tidak terlalu ramai pengunjung juga hanya ada sedikit wahana berbayar. Hemat deh, namun tidak mengurangi rasa senang pada anak-anak.

Lokasi

Lokasi hutan wisata ini sangat mudah dijangkau. Tepatnya di sebelah barat terminal Tirtonadi. Dari arah Semarang atau Jogja sebelah kanan. Kami biasa masuk melalui pasar hewan Balekambang.

Jalannya lumayan lancar sehingga tidak membutuhkan waktu lama. Anak-anak juga tambah senang menyaksikan burung dan binatang lain sepanjang jalan.

Ketika datang, pengunjung langsung disambut dengan gerbang yang keren dan pemandangan jalan berpaving, bersih serta rapi. Petugas akan langsung mengarahkan kendaraan ke tempat parkir yang terletak di sebelah kanan.

Jangan khawatir tidak kebagian tempat karena pengelola menyediakan lahan yang super luas dengan bahan paving sehingga sangat bersih. Biaya parkirnya juga sangat murah. Untuk mobil Rp. 2 ribu per jam.

Memasuki kawasan hutan wisata, pengunjung sama sekali tidak dipungut biaya alias free. Cukup menunjukkan bukti sudah mendapat vaksin Covid dalam aplikasi PeduliLindungi. Tamu juga dapat menunjukan sertifikat vaksin sebagai ganti.

Meski gratis, pengunjung akan nyaman menikmati hutan kota ini. Tersedia cukup banyak toilet yang bersih dan wangi. Benar-benar membuat pengunjung merasa nyaman.

Daya Tarik Bagi Anak-anak

Nah kembali ke anak-anak, banyak daya tarik kawasan hutan kota ini yang membuat mereka semakin betah. Selain permainan gratis yang sudah aku sebutkan, anak-anak bisa menikmati wahana lain. Apa saja sih? Yuk ulas satu per satu.

a.            Taman reptil

Di sini anak-anak bisa bermain dengan reptil yang sebagian sudah jinak. Ada iguana, kura-kura, sampai berbagai jenis ular. Jika berani, mereka boleh memegang dan foto bersama reptil tersebut.

b.            Taman air Partini

Taman ini berada di sebelah utara, berbatasan langsung dengan jalan raya namun aman karena pembatasnya berupa tembok beton. Di taman ini anak-anak bisa naik wahana kapal kayuh.

Harga tiketnya Rp. 10 ribu. Satu kapal bisa muat 6-10 orang termasuk dewasa. Pengunjung bisa puas mengelilingi kolam sambil menikmati pemandangan reptil yang berkeliaran di sisi utara.

c.            Taman kelinci

Berikutnya, di taman ini terdapat banyak koleksi kelinci yang sangat lucu-lucu. Anak-anak bisa bermain dengan binatang mungil ini sambil memberinya makan.Untuk masuk bisa membeli tiket seharga tiket masuk sebesar Rp. 5 ribu. Sedangkan makanan kelinci juga tersedia dengan membayar Rp. 5 ribu per ikat.

d.            Taman Partinah Bosch

Taman Partinah Bosch berada di sebelah depan, tidak jauh dari pintu masuk, sebelah kanan. Di taman ini lah rusa dan monyet banyak berkeliaran dengan bebas. Meski jumlahnya tidak sebanyak dulu namun tetap membuat pengunjung senang.

Anak-anak dan ponakan berlarian mengejar rusa sambil tertawa lepas. Mereka merasakan benar-benar bebas bermain di alam terbuka dengan hawa yang masih segar. Apalagi rimbun daun beringin dan kenari membuat suasana taman menjadi semakin teduh.

e.            Balai

Salah satu destinasi wisata di Solo ini juga menyediakan balai pertemuan. Pengunjung dapat menyewa untuk berbagai keperluan. Ketika kami berwisata, balai tersebut sedang digunakan oleh sebuah Taman Kanak-Kanak untuk wisuda.

Anak-anak sangat senang bermain di luar balai karena sedang ada pertunjukan karawitan dan tari-tarian. Sambil berlibur, mereka dapat belajar kebudayaan Solo yang adiluhung.

f.             Stadion

Tidak jauh dari taman Partinah Bosch terdapat stadion mini. Menurut pengelola, tersedia untuk berbagai pertunjukan. Sayangnya pas anak-anak melihat ke sana, sedang tidak ada perhelatan.

Namun bagi mereka sudah cukup senang, bisa duduk-duduk di bangku stadion sambil melihat panggung yang berada di bagian bawah. “Wah, anggap saja sedang menonton wayang”, kata si sulung.

https://travel.kompas.com/read/2022/03/28/221000727/harga-tiket-masuk-dan-jam-buka-taman-balekambang-solo-sangat-terjangkau?page=all

Destinasi wisata di Solo ini bisa menjadi pilihan untuk berlibur bagi anak-anak yang low budget. Untuk lebih hemat, Mommy dapat menyiapkan bekal dari rumah kemudian menikmatinya bersama. Bisa sambil duduk di bangku taman atau menggelar tikar di bawah salah satu pohon beringin yang rimbun.

Udara yang berhembus akan menghalau panas siang hari meski matahari sedang terik. Namun jika ingin menikmati pesta kebun, harus berhati-hati. Jangan sampai monyet yang berkeliaran datang dan mengambil bekal yang Mommy persiapkan.

Nah, Mom. Mommy dan keluarga jika berkunjung ke kota budaya ini wajib mengagendakan berwisata ke taman Balekambang. Selain destinasi wisata di Solo satu ini, tidak jauh dari lokasi, tepatnya di depan terminal Tirtonadi juga ada taman yang layak untuk disinggahi. Happy travelling

1 tanggapan pada “Wisata di Solo, Asyiknya Mengajak Anak-anak Bermain di Taman Balekambang”

Tinggalkan Balasan