Pengalaman dengan Antangin, Tetap Sehat Selama Ramadhan

Pengalaman dengan Antangin

Pekerjaan full mom itu tidak ada habisnya. Jika Ramadhan tahun-tahun sebelumnya berstatus karyawan, sekarang pertama kali total sebagai IRT. Waktu masih bekerja kantoran saya pikir IRT dapat bersantai. Kesibukan menjadikan badan mudah drop. Pengalaman dengan Antangin bisa meningkatkan daya tahan tubuh kami sekeluarga.

Berbicara mengenai Ramadhan bagi keluarga saya tahun ini semakin seru dari sebelumnya lho Mom. Si kakak sudah mulai full ikut berpuasa. Alhamdulillah untuk membangunkan sahur cukup mudah. Asal lauknya cocok sesuai request, begitu mendengar teriakan emaknya, langsung bangun dari tempat tidur.

Keseruan bertambah karena si adek yang kini berusia dua tahun ikut sibuk dengan kakaknya. Setiap menyiapkan menu berbuka maupun sahur dia selalu tidak mau ketinggalan.

Kesibukan mengurus dua bocah ini ternyata cukup menyita energi. Meski bulan puasa, sekolah kakak tetap masuk seperti biasa. Jadi pagi-pagi harus sudah membantunya bersiap, kemudian mengantar naik motor yang berjarak sekitar 7 km. Siangnya, menjelang Dzuhur harus menjemputnya kembali.

Perubahan pola makan selama berpuasa dan aktivitas yang cukup banyak membuat tubuh mudah sekali drop. Apalagi cuaca di tempat kami yang tinggal di pinggiran kota Solo setiap siap panasnya bukan main. Namun dapat tiba-tiba mendung dan hujan turun dengan deras.

Menjaga stamina selama berpuasa

Pengalaman dengan Antangin

Cuaca panas sering mengundang keinginan segera menikmati dinginnya es teh atau sirup begitu suara adzan Maghrib berkumandang. Kali ini juga merupakan waktu pertama saya lebih banyak minum es, sebelumnya sangat jarang.

Begitu juga si kakak yang tahun ini puasa full, selalu request es untuk menu berbuka. Aneka hidangan dingin wajib ada di meja makan. Kebiasaan baru yang sebenarnya kurang baik bagi kesehatan.

Riwayat kesehatan saya sebenarnya harus menghindari minuman dingin. Namun demi menghilangkan dahaga, tergoda juga untuk menikmatinya. Daya tahan tubuh pun turun dan datanglah tanda-tanda masuk angin.

Pada Ramadhan tahun ini Antangin menjadi herbal andalan untuk menjaga kesehatan. Bukan cuma saya, anak dan suami juga ikut mengkonsumsinya. Khasiat Antangin sudah kami rasakan sejak lama. Sampai sekarang pun tetap mempercayainya.

Perubahan cuaca, kelelahan dan kurang tidur dapat dengan mudah mengundang gejala masuk angin. Nah, ketiganya komplit saya rasakan selama Ramadhan ini. Selain rutinitas beribadah seperti Shalat Tarawih dan tilawah, si kecil membuat terpaksa begadang hampir setiap malam di Ramadhan kali ini.

Si adek selama Ramadhan tidur malamnya sangat sedikit. Setiap pulang Tarawih hanya bobok sekitar 2 jam. Setelah itu bangun dan melek lagi sampai pagi. Baru setelah mandi akan tidur hingga siang.

Kebiasaan ini terpaksa membuat saya ikut begadang menjaganya. Beruntung suami bersedia gantian untuk menemani si kecil main. Namun akhirnya jam istirahat kami sangat terbatas. Ini yang membuat badan mudah drop.

Pengalaman dengan Antangin selama Ramadhan ini terbukti mampu dengan cepat mengembalikan kesegaran tubuh. Begitu tanda tidak enak badan datang, kami langsung mengkomsumsi Antangin sachet. Saya sendiri lebih senang meminumnya dengan cara memasukkan dalam secangkir teh hangat.

Sebelum minum, saya biasa menghirup uapnya dalam-dalam. Rasa lega akan mengalir sampai ke rongga dada. Apalagi setelah meminumnya. Tubuh terasa lebih hangat. Dengan istirahat sebentar saja, akan segera kembali bugar dan dapat beraktivitas tanpa gangguan masuk angin.

Kenapa Antangin sangat manjur mengusir masuk angin?

Pengalaman dengan Antangin terkait khasiatnya sudah saya rasakan sejak dua belasan tahun yang lalu. Dulu pekerjaan mengharuskan banyak beraktivitas dengan kendaraan bermotor. Antangin membantu menjaga daya tahan tubuh meski harus berkendara jarak jauh.

Formula Antangin sangat lengkap dan diproses secara modern. Herbal keluaran PT Deltomed ini terbuat dari bahan berkualitas sehingga khasiatnya terjamin. Jadi tidak heran jika banyak keluarga yang menjadikannya sebagai obat andalan dan selalu menyediakan di rumah, termasuk saya.

Kelebihan lainnya, produk Antangin aman dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk anak di atas usia 6 tahun. Si kakak yang kini berumur 8 tahun, begitu merasakan gejala masuk angin, pasti selalu minta Antangin.

Produk Antangin andalan kami dan komposisinya

Antangin

 

Antangin sangat praktis, terutama kemasan sachet. Takarannya pas untuk satu kali minum. Bungkusnya juga mudah disobek. Sekali ‘glek’ seluruhnya isinya bisa mengalir ke tenggorokan dan memberi sensasi hangat.

Begitu juga jika ingin mengkonsumsi bersama teh hangat. Isinya dapat langsung dituang ke cangkir tanpa tersisa karena bentuknya pas. Tidak terlalu kental namun juga tidak encer.

Karena cair, jika dalam perjalanan dan tidak membawa air minum, kami tetap dapat mengkonsumsinya. Berbeda dengan bentuk tablet, ketika akan meminumnya harus dibantu air.

Ada dua varian Antangin yang kami konsumsi selama Ramadhan kemarin, JRG dan Habbatussauda. Varian kedua ini belum lama diluncurkan dan ternyata langsung banyak peminatnya karena percaya khasiat habbatussauda sebagai obat sejak jaman Rasulullah. Saya selalu stok kedunaya di rumah

Antangin JRG terbuat dari bahan alami jahe, royal jelly dan ginseng. Manfaat jahe memberikan rasa hangat. Royal jelly meningkatkan imun, terutama terhadap gejala alergi. Sedangkan ginseng mempunyai fungsi mencegah flu dan pilek yang biasa datang bersama masuk angin.

Bahan tambahan yang dapat meningkatkan khasiatnya adalah daun mint, sembung dan peppermint. Herbal tersebut sudah lama digunakan untuk mengatasi berbagai macam penyakit.

Sedangkan varian kedua seperti namanya, mengandung habbatussauda atau jintan hitam. Khasiat herbal ini terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh, memperlancar produksi ASI, memberikan rasa lega pada tenggorokan dan mengatasi masalah pencernaan.

Ekstrak meniran, kunyit, madu, biji buah pala, daun mint, daun sembung, jahe dan akar manis menambah khasiat dari Antangin Habbatussauda. Tidak heran jika bukan hanya saya, tapi banyak orang yang percaya manfaatnya.

Saya tidak menyangka si kakak kuat dan tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa. Alhamdulillah, tidak pernah sakit meski kurang tidur karena bangun malam untuk sahur dan siang tetap sekolah seperti biasa.

Begitu juga dengan saya dan suami, Alhamdulillah tetap fit. Aktivitas sehari-hari pun aman. Pengalaman dengan Antangin pada bulan Ramadhan kali ini benar-benar berkesan. Beruntung ada obat herbal sekeren ini.

Tinggalkan Balasan