5 Tips Aman Membawa Balita Naik Pesawat, Bisa Dicoba Nih Moms

balita naik pesawat

Tinggal jauh dari kampung halaman sering membuat kita harus pulang dengan naik pesawat udara. Bagaimana jika mempunyai balita? Apakah aman membawa balita naik pesawat terbang? Kemudian apa saja yang harus dipersiapkan.

Beberapa referensi menyatakan bahwa bayi umur beberapa hari sudah boleh dibawa bepergian dengan naik pesawat terbang. Namun saya sendiri masih ragu. Bayi yang masih terlalu lembut pasti butuh kenyamanan. Sedangkan proses check in dan menunggu di bandara, belum lagi ketika delay pasti sangat mengganggu.

Umur Berapa Balita Boleh Dibawa Naik Pesawat

Kemungkinan masing-masing penerbangan mempunyai regulasi yang berbeda. Sebaiknya sebelum membeli tiket Moms cek dulu, sayang kan jika sudah bersusah payah membeli tiket terpaksa dibatalkan karena buah hati tidak boleh naik.

Begitu juga mengenai keselamatan buah hati. Moms harus konsen dengan masalah ini. Pengalaman saya, membawa bayi pertama naik pesawat dari Jakarta ke Solo ketika si bayi berusia 6 bulan. Sebelumnya saya konsultasi dengan dokter anak. Usia tersebut gendang telinganya sudah cukup siap untuk mendengar suara deru mesin pesawat selama penerbangan. Namun Moms juga harus tetap membuatnya nyaman.

Pastikan juga bayi dalam keadaan sehat. Pilek, demam atau sakit lainnya membuat bayi tidak nyaman sehingga berpotensi untuk rewel. Apalagi  ketenangan tidurnya yang terganggu oleh lalu lalang orang di bandara. Bisa jadi bayi akan semakin rewel.

https://money.kompas.com/read/2021/10/22/072927426/aturan-terbaru-penerbangan-anak-usia-di-bawah-12-tahun-boleh-naik-pesawat-dan?page=all

Tips Aman Membawa Balita Naik Pesawat

Balita Moms bisa sangat aktif bergerak untuk menghilangkan kejenuhan selama menunggu boarding. Sebenarnya hal ini justru baik karena akan mengalihkan dan membuang rasa jenuh. Moms harus ekstra dalam menjaga karena banyaknya orang bisa membuatnya tidak nyaman atau mengganggu pandangan dalam mengawasinya. Nah selama dalam penerbangan, sebaiknya perhatikan tips ini agar balita tetap happy

1. Kenakan pakaian yang nyaman dan hangat

Ketika duduk dalam waktu lama kabin, balita perlu mengenakan pakaian yang nyaman sehingga tidak mengganggu geraknya. Meski di pangku, duduk lama bisa membuatnya pegal sehingga perlu bertukar posisi. Pakaian yang nyaman akan mengurangi masalah tersebut.

Selain itu hangan lupa membawakannya jaket hangat. Udara dingin dari AC mobil bisa sangat terasa. Salah satu cara untuk menghalaunya adalah dengan mengenakan pakaian tebal namun tetap nyaman untuk bergerak.

https://jejaklangkahbundaisna.com/2022/02/13/ibu-hamil-naik-pesawat-amankah/

2. Datang lebih awal dari waktu boarding

Moms tidak tahu apakah balita akan rewel selama proses check in atau tidak. Sebaiknya datang lebih awal sehingga tidak perlu terburu-buru. Balita Moms mungkin juga perlu ke toilet atau mengganti diapers selama di bandara sehingga. Jika Moms mempunyai waktu longgar, maka semua bisa dikerjakan dengan santai dan tidak perlu buru-buru.

3. Siapkan mainan

Mainan dapat menghilangkan kejenuhannya selama dalam perjalanan. Oleh karena itu jangan lupa menyiapkannya dalam tas yang dibawa ke kabin. Biarkan balita fokus ke permainannya sehingga lupa dengan perjalanan yang mungkin membuatnya tidak nyaman.

4. Bawa baju ganti dalam tas kabin

Moms, mungkin sering lupa dengan satu hal ini. Membawa baju ganti untuk balita juga Moms sendiri sangat penting. Bisa saja selama dalam perjalanan pakaian balita tertumpah dengan makanan dan minuman, atau popoknya bocor sehingga harus segera ganti baju. Baju Moms pun bisa ikut kotor sewaktu menggendongnya.

Kemungkinan lain adalah koper berisi baju di bagasi terlambat Moms terima padahal harus segera mengganti pakaian. Nah, baju yang Moms siapkan di tas kabin akan sangat penting sekali. Jangan lupa juga menyiapkan tisu basah untuk membersihkan bagian tubuhnya yang kotor.

5. Cemilan dan minuman

Terakhir, siapkan cemilan. Rasa lapar sebelum bisa menyantap makanan berat pada balita bisa membuatnya rewel sepanjang perjalanan. Jangan lupa sediakan cemilan dan juga minuman. Moms bisa juga membawa termos kecil berisi air hangat untuk persiapan membuat susu bayi meski beberapa maskapai menyediakannya.

Minuman dan cemilan selama dalam penerbangan juga sangat baik untuk mengurangi efek rasa sakit pada telinga karena suara bising dari mesin pesawat. Bahkan, jika balita masih minum ASI sebaiknya Moms terus memberi ASI atau susu dot, terutama saat take off dan landing. Jika balita sudah mulai agak besar, bisa memberinya permen untuk dikunyahnya.

Ok Moms, mudah-mudahan sharing pengalaman di atas berguna dan menjadikan perjalanan Moms dengan buah hati semakin menyenangkan.

 

 

Tinggalkan Balasan