Anak sakit
Buah hati

Dokter Spesialis Anak di Utara Solo

Bagi orang tua yang mempunyai anak kecil, informasi tentang DSA atau dokter Spesialis Anak tentu sangat penting. Apa saja sih kriteria DSA yang ok?Kalau saya:

1. Tempat praktiknya nyaman

2. Dokternya ramah

3. Biayanya terjangkau

4, tidak terlalu jauh dari rumah.

Sebagai warga yang tinggal di Solo coret (dekat dengan Solo, tetapi tidak masuk wilayah Solo) mencari DSA yang recomended tidak gampang. Kalau mau yang ok harus ke kota Solo. Padahal kita tidak tahu kapan anak sakit dan perlu segera mendapat pertolongan.

Setelah mencari informasi ke sana ke mari, saya ketemulah tempat praktik dokter anak yang tidak jauh dari rumah, yaitu sekitar 4km saja. Ada dokter spesialis yang praktik di deket rumah itu luar biasa lho karena di sekitar tempat tinggal saya ( di Kalioso) sangat jarang . Biasanya kalau sakit ya berobat ke dokter umum atau ke klinik.

DSA yang saya maksud ini namanya dokter Bayu. Praktiknya di Kaliwuni, Kalijambe Sragen, tidak jauh dari tempat saya tinggal di wilayah Kalioso. Tempat praktik dokter Bayu memenuhi kriteria yang saya maksud di atas. Meski tempatnya belum rapi karena masih dalam tahap pembangunan, dokter Bayu bisa menjadi pilihan ketika si bocah perlu pertolongan DSA.

Mencari Tempat Spa untuk Bayi yang Nyaman, Tiara Baby Spa Jawabnya

Pak dokter yang masih cukup muda ini membuka praktik di rumahnya setiap hari pagi dan sore. Kalau pagi jam 5-7 WIB, sedang kalau sore jam 18.30 -20 WIB. Beliau sangat ramah, komunikatif, tidak pelit informasi, selalu teliti ketika memeriksa dan familiar dengan anak-anak sehingga tidak takut ketika diperiksa. Yang lebih penting lagi, biayanya sangat terjangkau. Kalau di DSA lain untuk periksa saja saya harus merogoh kantong sekitar Rp. 175.000, di sini jumlah tersebut sudah termasuk dengan obat-obatan yang harus ditebus. Terlebih lagi ketika kontrol, tidak dipungut biaya alias free.

Ketika si baby sakit saya memeriksakan ke sana dan dengan menebus obat sebanyak 4 botol, saya hanya perlu membayar Rp. 180.000. Yang membuat saya kaget ketika kotrol minggu depannya, setelah konsultasi seperti biasa, saya ke bagian administrasi. Saya sudah menyiapkan uang untuk membayar. Ketika petugas memanggil dan menjelaskan bahwa tidak ada resep yang harus ditebut, cukup menghabiskan obat yang sebelumnya diberikan, saya tanya berapa yang harus saya bayar.

Mbak petugasnya menyampaikan gratis alias

. Saya meyakinkan dong, karena kalau di tempat lain kan bayarnya sama dengan waktu periksa dan setidaknya Rp. 175.000. Eh mbak nya malah tertawa melihat saya bingung sambil bilang, “ Mba, lha kata pak dokter saja gratis mosok saya mau tarik biaya” sambil tertawa.

Oya Pak Bayu membuka praktik bersama istrinya, dokter Ning, seorang dokter umum. Kedua dokter ini terkenal sama-sama ramah dan dermawan. Beberapa pasien dari keluarga kurang mampu atau manula sering mendapat “sangu” ketika kembali dari berobat di tempat beliau.

Menurut informasi, beliau berdua akan membuka klinik yang lebih besar dengan fasilitas lengkap di tempat praktiknya sekarang. Saat ini sedang dalam tahap pembangunan.

Semoga selalu berkah dan sukses ya dr. Bayu dan dr. Ning.

 

 

Isna

Saya seorang ibu dengan dua anak laki-laki. Saat ini saya aktif bekerja secara profesional di luar rumah. Menulis adalah hoby yang saya geluti saat ini, selain sebagai crafter dengan membuat berbagai model tas rajut. Saya belajar merajut secara otodidak dari youtube.

Sebagai penikmat kopi hitam dan teh hangat manis, rasanya hari belum lengkap tanpa keduanya.

Mimpi saya adalah suatu hari saya bisa hidup sejahtera dari menulis dan mempunyai usaha berbasis craft serta dapat memberi peluang kerja bagi para wanita di sekitar saya.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *