Kisah Inspiratif

Dari Hoby Menjadi Sumber Rejeki

Namanya mbak Heni. Beliau pernah mengenyam pendidikan pasca sarjana jurusan psikologi di UGM Jogja. Pernah bekerja kantoran, namun kemudian lebih memilih membangun brand MARS. Sebuah brand lokal yang memproduksi aneka barang dari kulit asli. Bersama suaminya mbak Heni membangun MARS sehingga semakin dikenal seperti sekarang.

Ketika bekerja sebagai karyawan, mbak Heni sangat memperhatikan penampilan, termasuk  tas yang selalu digunakan. Prinsip beliau adalah mahal sedikit tak mengapa, asal berkualitas. Waktu itu beliau mengoleksi beberapa tas berbahan kulit asli. Hoby beliau inilah yang sekarang menjadi sumber rejeki bersama keluarga dan para pengrajin tas yang dikelolanya.

Berawal dari rasa tidak puas dengan kualitas tali tas kulit yang dibelinya, mbak Heni mencoba mencari pengrajin lokal dan memesan tali tas untuk digunakan sendiri. Melalui media online, beliau mengenalkan tali tas tersebut. Tidak ada maksud untuk berbisnis waktu itu, namun ternyata tali tas desainnya banyak diminati dan dipesan orang. Akhirnya mbak Heni menekuni pembuatan tali tas kulit asli ini.

Setelah produk tali tasnya banyak dipesan peminat dari seluruh Indonesia, beberapa pelanggan menanyakan apakah ada produk lain seperti tas, dompet,  atau aksesoris yang lain. Dari sini, jiwa bisnis mbak Heni dan suami terus tumbuh. Akhirnya mbak Heni juga memproduksi aneka tas, dompet, tali kamera, dan aksesoris lain dengan kualitas prima dan harga terjangkau. Sesuailah untuk kualitas barangnya.

MARS selalu menggunakan bahan lokal yang berkualitas, sehingga produk MARS selalu terjamin. Sebagai pelaku bisnis, mbak Heni selalu meng-update produk MARS dengan mengikuti perkembangan pasar dan juga melayani pembuatan aneka tas sesuai pesanan.

Sampai saat ini produk MARS masih terus dipasarkan melalui media online dan offline. Untuk offline mbak Heni belum membuka gerai atau pun toko, melainkan dengan mengikuti berbagai pameran produk UMKM dan menggunakan rumahnya sebagai show room sekaligus bengkel tempat pembuatan tas. Bersama lima pengrajin yang sudah terampil aneka produk MARS terus diproduksi.

Ketika saya mendapat kesempatan berkunjung ke show roomnya dan bertanya, dari mana ide nama brand MARS, beliau menjawab MARS adalah nama anak pertamanya. Jika Bunda ingin melihat langsung proses pembuatan dan koleksi MARS, Bunda dapat datang ke show room di Turi, Sleman.

Oya, bagi Bunda yang ingin berbelanja, jangan lupa selalu update informasi brand MARS ya, karena MARS sering mengadakan promo lho.

Isna

Saya seorang ibu dengan dua anak laki-laki. Saat ini saya aktif bekerja secara profesional di luar rumah. Menulis adalah hoby yang saya geluti saat ini, selain sebagai crafter dengan membuat berbagai model tas rajut. Saya belajar merajut secara otodidak dari youtube.

Sebagai penikmat kopi hitam dan teh hangat manis, rasanya hari belum lengkap tanpa keduanya.

Mimpi saya adalah suatu hari saya bisa hidup sejahtera dari menulis dan mempunyai usaha berbasis craft serta dapat memberi peluang kerja bagi para wanita di sekitar saya.

2 Komentar

  1. nini says:

    nice jobs mba Isna, masukan tambahin foto untuk ilustrasinya mba Is(contoh produk n mbak Heninya ;-)) plus link toko onlinenya (sapa tau ada yang pengen ngintip, aq salah satunya hahahaha….)

    1. Isna says:

      ada beberapa fotone jane, belum sempat diedit. Link-nya nanti aku mintakan dulu ya….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *